Langsung ke konten utama

DON'T DATE WITH GEMINIAN!

Let's talk about zodiac.

I am a proud geminian.
Zodiak yang 'katanya' orang-orangnya flirty, padahal... kita cuma ramah sama semua orang, kok. HAHA. Gue enggak akan bahas gemini kayak pakarnya zodiak, gue cuma bakal bahas gimana gemini menurut gue, atau gampangnya gue mau bahas sedikit sifat-sifat gue.

Kayak yang gue bilang tadi, gemini katanya flirty. Gue enggak flirty, tapi enggak tahu gue suka aja nyapa, negor, ngobrol sama orang-orang yang menurut gue enak diajak ngobrol. Katanya juga, sifat flirty-nya gemini bikin orang salah ngartiin, tapi kayaknya gue enggak sampe gitu juga MEHEHE. Gue bakal bales chat lama, terus lama-lama enggak nanggepin kalo gue emang enggak suka sama orang itu. Em, gue gemini, tapi gue flirty pada waktu-waktu tertentu.

Jut.
Gemini cinta kebebasan. Yes i am. Gue enggak suka dikekang, gue enggak suka dilarang-larang. So, don't try to take my freedom. Pada dasarnya, setiap individu itu ya individu yang bebas, dan enggak boleh ada satu orang pun yang merenggut kebebasan itu dari orang lain. Setiap orang punya pilihan hidupnya masing-masing, tugas kita bukan saling larang orang lain untuk jalanin hidup dengan caranya, justru kita harusnya saling dukung. Nulis apesi gue.

Gemini gampang berubah pikiran. Em, mungkin kalimat tepatnya: gue gampang berubah pikiran. Mungkin karena lambangnya si gemini ini orang kembar, jadi kayak gue kadang punya 2 pikiran, 2 pendapat, di satu waktu yang sama, atau selisih satu menit. Jadi, bisa aja menit ini gue bilang A menit selanjutnya gue bilang B.

Sifatnya gemini ini menurut gue terlalu rebet. Gue juga kadang engga ngerti sama sifat gue sendiri. HAHAHA. Waktu gue baca di beberapa artikel tentang zodiak, gue baca gemini terus gue sebel sendiri, ada ya orang senyebelin gemini. Makanya gue enggak mau sama gemini. Sama diri sendiri aja udah sering perdebatan batin, apalagi kalo pasangan gue juga gemini. HAHAHA.

Di beberapa artikel itu, ada yang bilang, gemini susah jatuh cinta, tapi pas udah jatuh, mereka bakal sesayang itu. And i am agreed. It's hard for me to like someone, but when i did, i'll love 'them' perfectly and forget 'them' easily when i get hurt.  Dulu, gue enggak punya standar apa-apa untuk cowok yang gue mau, sekarang gue punya: yang penting bukan gemini. HAHAHAHAHAHA.







Pesan Panjang:
Terima kasih sudah membaca postingan tidak berfaedah ini. Jadi, sebenernya harusnya ini dipos tanggal 29 Juli, temanya sok-sokan deepest thought that unspoken gitu, tapi jadinya malah tulisan zodiak tida berfaeda. Habis gimana ya, gue lagi enggak punya pikiran HEHE. Pikiran gue udah abis dikuras kemaren seharian emosi nungguin siak.

Sekali lagi makasih, gue janji akan menulis sesuatu yang lebih dari ini besok-besok! he. InsyaAllah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I Need You

Alhamdulillaaahhh! :D  Gatau lagi mau ngomong apa, selama di Jawa kemaren... gue dapet surprise yang bener-bener surprise. Oke, ngeliat hasil kerjaan kita itu emang perasaan paling nyenengin, paling, paling, paling nyenengin :')  Jadi, ceritanya... pas gue di Jawa kemaren, ada yang nelpon gue... mungkin pak pos atau siapa, nanya rumah gue yang mana, terus nanya lagi kok rumahnya sepi dan akhirnya dia bilang kalo dia nganter paket dari mizan dan dia nanya harus dia titip di mana paket itu. Jadilah paket itu anteng-anteng di rumah tante gue yang emang deket dari rumah.  Gue udah sama sekali enggak mau ngapa-ngapain lagi, mau pulang, mau ke Jakarta, mau buka paketnya, mau baca buku sendiri :))  Dan akhirnyaaa... gue sampe rumah! Langsung ke rumah tante buat ngambil paket yang sudah terbuka dan bukunya tinggal tiga karena emang gue bagi sodara gue satu-satu. Padahal, gue nungguin momen pas ngambil paketnya dari pak pos, tapi ternyata enggak bisa. Ya sudahl...

Aku Baik-Baik Saja

Tak disangka, ternyata aku baik-baik saja Ternyata, tanggal lima itu tak menghancurkanku sebegitunya Kukira, perlu waktu lama untuk bermuram durja Nyatanya, biasa saja Sedih, tak perlu ditanya Bukankah itu hal biasa saat putus cinta? Tak apa, setidaknya, aku tidak sedih saat jatuh cinta Saat dunia terasa milik berdua, yang kurasa hanya bahagia.

Katanya, Tentang Hati

Rasanya sudah lima jam ia bergelut dengan pikirannya sendiri. Kali ini, bukan tentang kopi apa yang harus dipesan untuk melalui hari. Bukan pula soal sarapan apa besok pagi. Malam ini, ia pun bingung dengan pergelutan yang sedang terjadi. Katanya, tentang hati. Memang, belakangan ini, ia suka asik sendiri. Terkadang, kesal sendiri. Beberapa kali, ia terlihat sedih sendiri. Sepertinya, kali ini benar tentang hati. Tempo hari, aku sempat bertanya padanya, bagaimana rasanya yang kali ini? Ia tidak banyak bicara, hanya tersenyum mendengar pertanyaan itu. Mungkin, dalam pikirannya, ia sedang mengingat bagaimana ia diperlakukan. Bagaimana ia mengeluarkan sosok 'perempuan' lebih dari biasanya saat sedang bersama. Bagaimana ia bisa menonaktifkan pikirannya dan tetap yakin akan baik-baik saja, selama bersamanya. Setelah jeda yang cukup panjang itu, ia membuka suara, "dibanding perasaan yang menggebu-gebu dan apa yang orang-orang sebut dengan butterflies , kali ini, rasanya... tenan...