Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label college life

Radang Akhir Liburan

Bukan cuma Dilan yang bisa rindu. Radang tenggorokan juga. Hampir dua minggu setelah gue dengan bangganya bilang enggak pernah radang lagi, gue radang. Kejadiannya setelah gue makan sebungkus ciki sama cokelat bola-bola yang isinya malt sama honey comb. Padahal, habis makan itu gue langsung minum air putih sebanyak-banyaknya, tapi kali ini enggak berhasil, gue tetep radang. Setelah lama enggak ketemu, radang enggak pernah berubah. Masih tetep nyiksa rasanya. Kayak seharian dicekek, pusing, dan meler tanpa henti jadi satu. Udah gitu, yang bikin bete pas radang ya, jalan aja sesek napas rasanya. Gue enggak tahu sih itu gue doang apa emang kalo radang semua orang sesek napas. Di radang kali ini, gue rasanya sebel sama diri sendiri. Gue sebel kenapa gue harus sok makan ciki sama cokelat di satu hari yang sama cuma karena nafsu?! Tapi, yaudahlah. Udah lewat juga. Gue enggak bilang umi kalo gue radang, karena pas gue makan ciki dan cokelat, umi enggak ada di rumah, jadi umi engg...

Cerita Semester 4 dan Pembahasan Nyeleneh

Wow. Semester 4 udah selesai. Berarti, tahun kedua gue di kampus juga udah lewat. Cepet banget, ya? Iya, cepet. Sekarang gue udah 20 tahun dan belum jadi apa-apa, selain jadi mahasiswa. Mahasiswa-nya pun tipikal mahasiswa yang habis kuliah, pulang. Habis kuliah, main. Enggak peduli sama acara-acara yang ada di sekitar, enggak peduli sama omongan orang yang bilang, "KUPU-KUPU GAADA PENGALAMANNYA" "AKADEMIS GAADA ARTINYA KALO GAADA PENGALAMAN ORGANISASI" "PERKULIAHAN LO GAK BERKESAN KALO GAK IKUT ORGANISASI" Iye. Diem aja udah. Jangan ngatur. Gue tuh pulang biar ada waktu buat nge-gym gaes, plis lah gym is my life :' . Gak deng. Gini, gue enggak tau kenapa rasanya males banget ikut organisasi di kampus. Mungkin karena gue udah bosen gara-gara pas SMA udah pernah, walaupun pasti beda, tapi sedikit banyak gue udah dapet ilmunya berorganisasi. Mungkin juga karena gue enggak cocok sama organisasi-organisasi yang ditawarin di lingkungan k...

Tiba-tiba Belanda

Kuliah. Masa-masa ini kayaknya adalah masa di mana setiap mahasiswa berebut bikin pembuktian tentang proses yang mereka jalanin buat membentuk atau memperbaiki diri. Ya, setiap manusia pasti berproses. Berproses bisa dengan berbagai macam jalan, tempat, cara, dan setiap orang bebas memilih di mana mereka mau berproses dan berkembang. Mungkin ada orang yang milih ikut organisasi untuk melatih diri, ada juga yang lebih suka ikut di UKM yang bisa menambah atau meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang-bidang tertentu. Ada juga orang yang berproses di luar kampus, freelance atau kerja paruh waktu, misalnya. Mungkin ada orang yang keliatannya habis kuliah langsung pulang, atau habis kuliah cuma nongkrong sama temen-temen di kantin. Ya itu kan keliatannya, kita enggak bisa liat apa yang sebenernya mereka lakuin selain itu. Gue, jujur aja, termasuk yang habis kuliah pengennya pulang aja. Kadang gue ke kantin dulu, tapi habis makan, ya pulang. Kalo ditanya kenapa enggak ikut organisas...

Ngeluh Mulu, Lo! (Jilid 2)

I'm here. Dying. Crying. Can't stop questioning when this semester will be end. But, finally. Here i am. In the middle of third semester. I can't and i won't lie to myself that i am tired. Yes, i am tired. I won't act like i am not tired. I won't act like i can handle everything easily. Cause i am not. I don't know why this semester feels very hard. I don't know why this semester feels so long. I don't know why this semester i can be this weak. But, at least... i am not quit.

Ngeluh Mulu, Lo!

My college life is not always easy. It's not always hard either. Waking up at 4 a.m. every weekdays is a struggle i have to accept, want it or nah. Stuck in a traffic jam every morning is something i have to do. Once again, want it or nah. Jakarta Timur - Depok itu bukan jarak yang pendek. Walaupun rutinitas itu udah berjalan lebih dari satu tahun. Rasanya emang deket, tapi kalo diliat waktu tempuhnya, tentu enggak. Kenapa enggak? Ya iyalah, kelas jam 8 aja harus berangkat jam 6 kalo mau enggak deg-degan takut telat selama di perjalanan. Bawa motor ke Depok udah pernah dicoba, enak sih enggak macet, tapi ya gitu, bawaannya pengen pulang cepet mulu karena takut hujan di jalan. Sejauh ini, rutinitas itu gue jalanin dengan senang hati. Walaupun kadang, kalo lagi banyak tugas dan baru sempet bikin H-1 suka kesel yang berujung pengen nangis karena enggak bisa mundurin jam berangkat sama sekali. Rutinitas itu membosankan, memang. Melelahkan, sangat. Tapi keputusan untuk kuliah d...

Begitu karena Rindu

Lama tak bersua Lama tak menyapa Lama tak berbicara Ada yang rindu, rupanya Ya, Dia merindukan hamba-Nya Yang mulai meninggalkannya Yang mulai sibuk dengan apa yang disebut dunia Ya, Dia merindukan hamba-Nya Yang jarang bercerita Dan menumpahkan air mata Ya, Masalah seakan tak ada ujungnya Bahkan tumpukan tugas terasa seperti neraka 24 jam tak pernah cukup rasanya Mungkin Ia berharap Dengan begitu, hamba-Nya kembali menghadap Kembali bercerita dan memanjatkan harap Kembali bersujud dan menumpahkan ratap Sehingga hamba-Nya takkan menjadi sarap 18/09/2017 3 Minggu Perkuliahan. Setumpuk beban. Sejuta angan. Merindukan kebebasan. Dan kewarasan.

Kuliah Jurusan Apa?

"Oohh.. udah kuliah? Di mana?" "Di Depok, hehe." "Di UI?" "Iya." "Wah... jurusan apa?" "Sastra Indonesia." Biasanya setelah itu, enggak ada lanjutannya lagi.   Mungkin udah banyak banget tulisan serupa yang kesebar di internet, gue pun sering baca dan nge-like juga kadang-kadang karena gue ngalamin hal itu. Tulisan ini gue tulis karena lebaran baru aja lewat, dan banyak percakapan kayak di atas yang gue alami. Gue anak sastra, Sastra Indonesia pula. Kalo kata beberapa orang mah, "Ngapain lo belajar bahasa Indonesia lagi?" biasanya gue ketawa doang, males aja nanggepinnya karena menurut gue, ada banyak topik menarik yang bisa kita obrolin selain pamer jurusan kuliah. Terutama kalo yang nanya itu temen yang udah lama enggak ketemu. Don't you miss me? Let's talk about our memories! Banyak yang nanya ke gue, kenapa sih lo ngambil Sastra Indonesia? Kenapa enggak Sastra Inggris? Sastra Be...